Home » Berita » Limbah Proyek Jalan Losarang: Ketua IWOI Indramayu Tegaskan Tak Hindari Konfirmasi

Limbah Proyek Jalan Losarang: Ketua IWOI Indramayu Tegaskan Tak Hindari Konfirmasi

Limbah Proyek Jalan Losarang: Ketua IWOI Indramayu Tegaskan Tak Hindari Konfirmasi

SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPC Indramayu, Supendi, angkat bicara mengenai kontroversi yang muncul terkait dugaan penanganan limbah dari proyek rekonstruksi jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di ruas Jalan Jangga–Cikawung, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

Supendi menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah berniat untuk menghindari konfirmasi atau memberikan informasi yang terkesan tertutup terkait isu tersebut. Ia menyatakan bahwa IWOI Indramayu selalu terbuka untuk berdialog dan memberikan klarifikasi apabila ada pertanyaan atau kekhawatiran dari berbagai pihak mengenai proyek yang sedang berjalan.

Kontroversi ini mencuat setelah adanya dugaan praktik penanganan limbah bongkaran proyek yang tidak sesuai dengan prosedur, bahkan dikabarkan berujung pada aktivitas perdagangan material sisa. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, terutama terkait dampak lingkungan dan potensi kerugian negara jika terjadi penyalahgunaan aset.

Pihak IWOI Indramayu, sebagai organisasi yang memiliki peran dalam pengawasan publik dan penyebaran informasi, merasa perlu untuk memberikan pernyataan resmi guna mengklarifikasi posisi mereka. Supendi menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara.

Baca juga : Indramayu Terbaik Nasional: Raih Jajaran Kabupaten Unggulan Indonesia

Menurut Supendi, IWOI Indramayu senantiasa mendorong agar setiap proyek, termasuk proyek rekonstruksi jalan di Losarang, dapat berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini mencakup pengelolaan limbah yang dihasilkan dari proses konstruksi.

Ia menambahkan bahwa jika memang ada dugaan penyelewengan atau praktik yang mencurigakan, maka sudah menjadi kewajiban bagi semua pihak, termasuk media, untuk melakukan investigasi dan melaporkan temuan secara akurat dan berimbang.

Terkait dengan dugaan perdagangan limbah, Supendi menyatakan bahwa IWOI Indramayu akan melakukan penelusuran lebih lanjut. Namun, ia juga mengingatkan agar setiap tuduhan harus didasarkan pada bukti yang kuat dan tidak sekadar asumsi belaka.

“Kami selalu terbuka untuk menerima masukan dan informasi dari masyarakat. Jika ada bukti konkret mengenai dugaan pelanggaran, kami siap untuk menindaklanjutinya sesuai dengan kapasitas kami sebagai organisasi pers,” ujar Supendi.

Ia juga berharap agar pihak pelaksana proyek dan instansi terkait dapat memberikan penjelasan yang memadai kepada publik. Keterbukaan informasi adalah kunci untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap jalannya pembangunan.

Supendi menekankan bahwa peran media sangatlah vital dalam mengawal proyek-proyek pemerintah. Melalui pemberitaan yang objektif dan mendalam, media dapat membantu memastikan bahwa setiap proyek berjalan sesuai dengan tujuan dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun negara.

Mengenai proyek jalan di Losarang, Supendi berharap agar segala polemik yang timbul dapat segera terselesaikan dengan baik. Ia juga mendorong agar praktik-praktik yang berpotensi merugikan dapat dihindari dan digantikan dengan tata kelola yang lebih baik.

IWOI Indramayu, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan proyek ini. Mereka berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya kepada publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan pembangunan di wilayah mereka secara utuh.

Supendi juga berpesan kepada masyarakat agar tidak ragu untuk menyampaikan laporan atau informasi apabila menemukan adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Laporan dari masyarakat dapat menjadi masukan berharga bagi pengawasan yang dilakukan oleh berbagai pihak.

Dengan adanya penegasan dari Ketua IWOI Indramayu ini, diharapkan dapat meredakan kekhawatiran yang muncul dan membuka jalan untuk dialog yang lebih konstruktif mengenai penanganan proyek jalan di Losarang, khususnya terkait pengelolaan limbah yang dihasilkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *