Home » Berita » Indramayu Jalan Baru Diperbaiki Malah Jadi Petaka! Motor Masuk Parit di Toang Pecuk Indramayu, PJU Disebut Mati 10 Agustus 2026, 05:08 WIB

Indramayu Jalan Baru Diperbaiki Malah Jadi Petaka! Motor Masuk Parit di Toang Pecuk Indramayu, PJU Disebut Mati 10 Agustus 2026, 05:08 WIB

Indramayu Jalan Baru Diperbaiki Malah Jadi Petaka! Motor Masuk Parit di Toang Pecuk Indramayu, PJU Disebut Mati 10 Agustus 2026, 05:08 WIB

SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Niat hati ingin menikmati infrastruktur jalan yang baru saja diperbaiki, seorang pengendara sepeda motor justru mengalami nasib nahas di jalur Toang Pecuk, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa kecelakaan tunggal ini menjadi sorotan tajam warga setempat lantaran kondisi jalan yang seharusnya mempermudah mobilitas masyarakat, justru berubah menjadi titik rawan kecelakaan yang membahayakan nyawa pengguna jalan pada Sabtu, 10 Agustus 2026.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, insiden tersebut terjadi pada dini hari, tepatnya sekitar pukul 05:08 WIB. Dalam kejadian ini, sebuah sepeda motor dilaporkan terperosok ke dalam parit yang berada di sisi jalan akibat minimnya visibilitas di lokasi kejadian.

Minimnya Penerangan Menjadi Pemicu Utama

Kondisi jalan di Toang Pecuk memang baru saja menjalani proses perbaikan fisik agar lebih mulus dan nyaman dilalui. Namun, kenyamanan tersebut tidak dibarengi dengan fasilitas pendukung keselamatan yang memadai, terutama sistem Penerangan Jalan Umum (PJU).

Warga di sekitar lokasi kejadian menuturkan bahwa lampu PJU yang seharusnya menerangi jalur tersebut dalam kondisi mati total. Kegelapan pekat yang menyelimuti area Toang Pecuk saat dini hari membuat pengendara kesulitan mengidentifikasi batas bahu jalan dan keberadaan parit di sisi kiri.

Kondisi ini menciptakan jebakan bagi pengendara yang melintas, terutama bagi mereka yang tidak terlalu familiar dengan situasi medan jalan tersebut. Tidak adanya lampu penerangan yang berfungsi membuat pengendara kehilangan orientasi saat melaju di jalur yang seharusnya lebih aman pasca-perbaikan.

Tanggapan Warga dan Kritik Terhadap Infrastruktur

Kejadian ini memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat sekitar. Banyak pihak menilai bahwa perbaikan jalan seharusnya mencakup aspek keselamatan secara menyeluruh, bukan sekadar memoles permukaan aspal tanpa memperhatikan fungsi penerangan.

“Perbaikan jalan yang dilakukan sia-sia jika tidak dibarengi dengan pemeliharaan lampu jalan. Percuma aspalnya bagus kalau di malam hari gelap gulita, akhirnya malah jadi petaka bagi warga yang melintas,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.

Sejumlah warga pun mendesak pemerintah daerah maupun dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap sistem penerangan di sepanjang jalur Toang Pecuk. Mereka khawatir jika PJU tidak segera diperbaiki, potensi kecelakaan serupa akan terus berulang dan menimbulkan korban jiwa di masa depan.

Pentingnya Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas

Kasus di Indramayu ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di jalur yang minim penerangan atau sedang dalam tahap pemeliharaan. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan pengendara meliputi:

  • Selalu pastikan lampu utama kendaraan berfungsi dengan baik untuk membantu visibilitas.
  • Kurangi kecepatan saat melintasi jalur yang minim penerangan, meskipun kondisi jalan terlihat mulus.
  • Waspadai rambu-rambu peringatan atau marka jalan yang mungkin belum terpasang sempurna di area proyek perbaikan.
  • Tetap fokus dan tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi fisik sudah lelah atau mengantuk.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kapan perbaikan lampu PJU di jalur Toang Pecuk akan dilakukan. Masyarakat berharap agar pihak terkait segera merespons keluhan ini demi menjamin keselamatan publik.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bahwa pembangunan infrastruktur harus bersifat integratif. Pembangunan fisik jalan raya yang progresif mutlak harus dibarengi dengan fasilitas pendukung, seperti penerangan dan rambu keselamatan, agar manfaatnya dapat dirasakan maksimal oleh masyarakat tanpa harus mengorbankan keamanan pengguna jalan.

Kondisi jalan yang baru diperbaiki memang seharusnya menjadi kabar gembira bagi akses ekonomi dan sosial warga Indramayu. Namun, tanpa perhatian pada aspek teknis keselamatan, sebuah kemajuan infrastruktur berisiko menjadi sumber masalah baru yang justru merugikan masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *