Home » Berita » Satbinmas Polres Indramayu Bina Pelajar dan Orang Tua, Ini Tujuannya

Satbinmas Polres Indramayu Bina Pelajar dan Orang Tua, Ini Tujuannya

Satbinmas Polres Indramayu Bina Pelajar dan Orang Tua, Ini Tujuannya

SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Upaya pencegahan dini terhadap perilaku menyimpang di kalangan remaja terus digencarkan oleh pihak kepolisian di Indramayu. Sat Binmas Polres Indramayu Polda Jabar secara resmi mengumpulkan 46 siswa dari SMP Negeri 1 Sindang beserta orang tua mereka dalam sebuah sesi pembinaan intensif yang berlangsung pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian serius. Fokus utama pertemuan tersebut meliputi edukasi mengenai bahaya konvoi motor yang tidak tertib serta risiko penyalahgunaan Obat Keras Tertentu (OKT) di lingkungan pelajar.

Sinergi Pengawasan Antara Sekolah dan Keluarga

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim, menekankan bahwa tanggung jawab dalam membina karakter remaja tidak bisa dibebankan hanya kepada pihak sekolah atau kepolisian saja. Peran orang tua menjadi garda terdepan dalam memantau aktivitas anak saat berada di luar jam sekolah.

Dalam dialog yang berlangsung di aula sekolah tersebut, pihak kepolisian mengajak para orang tua untuk lebih proaktif mengenali lingkungan pergaulan anak. Pengawasan yang ketat di luar lingkungan pendidikan dianggap sebagai kunci utama untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi geng motor, tawuran, maupun perilaku ugal-ugalan di jalan raya.

Aturan Berkendara dan Keselamatan Pelajar

Salah satu isu krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah maraknya pelajar di bawah umur yang mengendarai sepeda motor. IPTU Tasim menegaskan bahwa kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap pengendara sesuai dengan regulasi lalu lintas yang berlaku.

Bahaya Penyalahgunaan Obat Keras

Selain masalah lalu lintas, materi edukasi juga menyasar pada bahaya penyalahgunaan obat-obatan seperti Tramadol, Trihexyphenidyl, dan Hexymer. Kepolisian mengingatkan bahwa penggunaan obat-obatan tersebut tanpa resep dokter dapat memicu dampak kesehatan yang fatal, mulai dari gangguan fungsi tubuh hingga ketergantungan kronis.

Orang tua diimbau untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak di rumah. Membangun komunikasi yang terbuka dan edukatif diharapkan dapat menjadi benteng bagi remaja agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif dari lingkungan pergaulan yang salah.

Pendekatan Dialogis untuk Masa Depan Siswa

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pembinaan ini bersifat edukatif dan tidak bertujuan untuk memberikan stigma negatif kepada para siswa. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi wadah untuk memberikan pemahaman akan konsekuensi hukum dan sosial dari tindakan yang membahayakan diri sendiri.

Kepala sekolah dan orang tua didorong untuk selalu menjalin komunikasi intensif dengan aparat kepolisian jika mendapati gejala kenakalan remaja yang memerlukan intervensi. Pendekatan persuasif dan dialogis diyakini lebih efektif dalam membantu siswa agar tetap fokus pada pendidikan mereka.

Untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif, pihak Polres Indramayu juga menyediakan layanan aduan bagi masyarakat. Warga dapat melaporkan gangguan kamtibmas atau tindak kriminalitas melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu via WhatsApp di nomor 081999700110 atau menghubungi Call Center 110.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *