Home » Berita » 150 Siswa Jabar Ikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak

150 Siswa Jabar Ikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak

150 Siswa Jabar Ikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak

SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Masa muda merupakan periode krusial bagi setiap individu untuk menemukan jati diri dan arah masa depan. Menyadari hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara aktif memberikan bimbingan dan tuntunan kepada para generasi mudanya.

Pada tanggal 21 Mei 2026, sebanyak 150 siswa perwakilan dari berbagai sekolah di Jawa Barat memulai sebuah program pendidikan karakter yang unik dan mendalam. Mereka akan mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya yang diselenggarakan di Markas Komando (Mako) TNI Cilandak, Jakarta Selatan.

Program intensif selama 14 hari ini dirancang khusus untuk membentuk karakter para siswa agar menjadi pribadi yang lebih tangguh, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Keberangkatan para siswa ini didahului dengan acara pelepasan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto.

Dalam sambutannya, Purwanto memberikan pesan penting kepada seluruh peserta. Ia menekankan agar para siswa memanfaatkan setiap momen dalam program ini untuk membangun disiplin diri yang kuat, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta menginternalisasi kebiasaan hidup yang lebih baik.

“Pulang dari sini, saya berharap ada perubahan signifikan dalam diri kalian. Kalian harus menjadi pribadi yang lebih disiplin, memiliki pemahaman yang jelas tentang mana yang baik dan mana yang buruk,” tegas Purwanto pada Selasa, 19 Mei 2026, sehari sebelum keberangkatan peserta.

Menunjukkan perhatian personal, Kepala Dinas Pendidikan juga menyempatkan diri untuk mengajak beberapa siswa yang belum sarapan untuk menikmati hidangan di kantin kantor sebelum mereka bertolak menuju Mako TNI Cilandak. Tindakan ini mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan para peserta didik.

Dukungan terhadap program Pendidikan Karakter Pancawaluya ini tidak hanya datang dari pihak pemerintah dan institusi pendidikan, tetapi juga dari para orang tua siswa. Ibu Heni, salah seorang wali murid, menyatakan dukungannya penuh terhadap keikutsertaan putranya dalam kegiatan ini.

Beliau berharap program ini dapat memberikan bekal berharga bagi anaknya. “Saya ingin anak saya lebih mampu bertahan dalam berbagai situasi (survive), jiwa kepemimpinannya dapat tergali dan muncul, wawasannya menjadi lebih luas, serta menjadi pribadi yang lebih baik (bageur) dan sehat (cageur),” ujarnya penuh harap.

Pendidikan Karakter Pancawaluya ini tidak hanya berfokus pada aspek pembentukan karakter semata. Program ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman baru yang tak ternilai bagi para siswa. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperluas jaringan relasi antar siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Baca juga: DPR RI Dukung SE Mendikdasmen Guru Non-ASN

Lebih jauh lagi, pengalaman dan karakter yang terbentuk selama mengikuti program ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi generasi muda penerus bangsa. Mereka dipersiapkan untuk menyambut dan berperan aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *