Home » Berita » Delapan Ruang Kelas MTs dan MA 12 Rabiul Awwal Purwasari Karawang Membutuhkan Perhatian Mendesak

Delapan Ruang Kelas MTs dan MA 12 Rabiul Awwal Purwasari Karawang Membutuhkan Perhatian Mendesak

Delapan Ruang Kelas MTs dan MA 12 Rabiul Awwal Purwasari Karawang Membutuhkan Perhatian Mendesak

SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) 12 Rabiul Awwal yang berlokasi di Kampung Pegadungan, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Gedung sekolah tersebut dilaporkan telah terbengkalai tanpa adanya perbaikan selama hampir delapan tahun lamanya. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat usia bangunan yang sudah berdiri sejak tahun 1991.

Kerusakan terlihat pada berbagai bagian bangunan. Mulai dari atap genteng yang bocor, plafon yang rusak, kusen pintu dan jendela yang sudah lapuk, hingga lantai keramik yang tidak lagi layak pakai menjadi pemandangan sehari-hari di lingkungan sekolah tersebut.

Acah Handayani, Kepala Sekolah MTs-MA 12 Rabiul Awwal, mengungkapkan bahwa kondisi memprihatinkan ini telah berlangsung lama. Ia menambahkan bahwa sekolahnya belum pernah menerima bantuan perbaikan dari pemerintah daerah.

“Sudah sekitar delapan tahun bangunan sekolah ini rusak, namun belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah,” ujar Acah Handayani.

Pihak sekolah sebenarnya telah berupaya mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Agama. Namun, hingga saat ini, belum ada tindak lanjut yang berarti dari pengajuan tersebut.

Acah menduga, minimnya jumlah siswa di sekolahnya menjadi salah satu alasan mengapa pengajuan bantuan tersebut belum diprioritaskan. Ia merasa bahwa hal ini kurang menjadi perhatian.

Baca juga di sini: Ribuan Anak Karawang Belum Sekolah, Pemda Berupaya

“Kami sudah pernah mengajukan bantuan, tetapi mungkin karena jumlah siswa tidak terlalu banyak, sehingga kurang menjadi prioritas,” katanya.

Kerusakan bangunan semakin terasa dampaknya terutama saat musim hujan tiba. Air hujan seringkali masuk ke dalam ruang kelas akibat banyaknya genteng yang bocor. Hal ini tentu saja sangat mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar.

“Kalau musim hujan, banyak genteng yang bocor. Kami juga khawatir ada bagian bangunan yang jatuh saat kegiatan belajar mengajar berlangsung,” jelasnya dengan nada prihatin.

Pihak sekolah sangat berharap agar pemerintah daerah maupun Kementerian Agama Kabupaten Karawang dapat segera memberikan perhatian dan uluran tangan. Bantuan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan sangat dibutuhkan.

Harapan terbesar adalah agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

“Kami berharap ada bantuan agar kegiatan belajar mengajar bisa lebih aman dan nyaman,” ujarnya penuh harap.

Acah Handayani menutup pernyataannya dengan harapan agar kondisi sekolah dapat segera diperbaiki. Hal ini penting agar proses pendidikan di MTs dan MA 12 Rabiul Awwal dapat berjalan lebih baik di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *