SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan penegasan terkait program “Sekolah Maung” atau Sekolah Manusia Unggul. Beliau memastikan bahwa program ini tidak akan mengubah nama sekolah-sekolah negeri yang sudah ada di Jawa Barat.
Penegasan ini disampaikan oleh Dedi Mulyadi pada Kamis, 21 Mei 2026, menyusul adanya perdebatan yang cukup ramai di media sosial. Banyak masyarakat yang salah mengira bahwa istilah “Sekolah Maung” akan menggantikan nama resmi sekolah seperti SMA 3 Bandung atau SMA 5 Bandung.
Melalui akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa kata “Maung” hanyalah sebuah istilah yang merujuk pada program pendidikan. “Maung” merupakan akronim dari “Manusia Unggul”.
Baca juga: 150 Siswa Jabar Ikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Beliau memberikan jaminan bahwa seluruh nama sekolah akan tetap menggunakan identitas lama yang telah dikenal oleh masyarakat selama bertahun-tahun. Dengan demikian, tidak akan ada lagi penyebutan seperti “SMA 3 Maung Bandung” atau “SMA 5 Maung Bandung”.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, turut menguatkan pernyataan gubernur. Ia menjelaskan bahwa sekolah-sekolah yang berpartisipasi dalam program ini hanya berstatus sebagai penyelenggara program Sekolah Maung. Status tersebut tidak mengubah nama resmi dari sekolah-sekolah tersebut.
Program Sekolah Maung sendiri dirancang dengan tujuan untuk menampung siswa-siswa berprestasi. Prestasi yang dimaksud tidak hanya terbatas pada jalur akademik, tetapi juga mencakup prestasi non-akademik.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin menciptakan sekolah unggulan yang memiliki fokus lebih luas, tidak hanya terpaku pada nilai-nilai pelajaran semata. Program ini diharapkan dapat membekali siswa dengan berbagai keterampilan.
Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa akan ada enam jurusan strategis yang disiapkan dalam program Sekolah Maung. Jurusan-jurusan tersebut mencakup berbagai bidang yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Bidang-bidang tersebut antara lain teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro, hingga kelautan. Pemilihan jurusan ini didasarkan pada potensi dan prospek pengembangan di Jawa Barat.
Program Sekolah Maung rencananya akan mulai diimplementasikan pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini akan melibatkan puluhan sekolah yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat.
Dengan adanya penegasan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa program Sekolah Maung adalah sebuah inisiatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi siswa, tanpa mengganggu identitas sekolah yang sudah ada.

Leave a Reply