SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Upaya penguatan infrastruktur keamanan di wilayah Kabupaten Indramayu terus digencarkan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran TNI. Langkah konkret ini diwujudkan dengan dimulainya pembangunan Markas Komando Rayon Militer (Makoramil) 1618 Cikedung yang ditandai melalui prosesi peletakan batu pertama pada Kamis, 16 Juli 2026.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas militer ini merupakan representasi kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. Keberadaan Koramil baru ini diharapkan mampu menjamin terciptanya rasa aman serta menjadi pilar pendukung dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional yang dikenal dengan istilah “Asta Cita”.
Lebih lanjut, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap memaparkan spesifikasi teknis proyek tersebut. Pembangunan Koramil 1618 Cikedung akan menempati lahan seluas 2.800 meter persegi. Selain kantor utama untuk operasional harian, area tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas rumah dinas bagi Komandan Koramil (Danramil) beserta seluruh jajaran stafnya.
Pemilihan Kecamatan Cikedung sebagai lokasi pembangunan didasarkan pada urgensi pembenahan wilayah kerja teritorial. Saat ini, Kabupaten Indramayu yang mencakup 31 kecamatan baru memiliki 17 Koramil. Hal tersebut menyebabkan beban operasional yang cukup tinggi, di mana satu Koramil harus bertanggung jawab atas dua wilayah kecamatan sekaligus, seperti yang dialami oleh Koramil Terisi yang selama ini membawahi Kecamatan Terisi dan Cikedung.
Dengan berdirinya Koramil 1618 Cikedung sebagai entitas yang mandiri, koordinasi terkait keamanan maupun pelayanan publik di dua wilayah tersebut diharapkan dapat berjalan jauh lebih fokus dan optimal. Efektivitas ini menjadi target utama agar kehadiran TNI dapat dirasakan lebih dekat oleh masyarakat setempat.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Indramayu, Ahmad Syadeli, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah sebagai fondasi utama peningkatan pelayanan masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan di tingkat kecamatan merupakan instrumen krusial dalam mendorong laju kesejahteraan warga secara menyeluruh.
“Bagaimanapun juga, kondusivitas daerah itu salah satu kunci terkait pelayanan pada masyarakat. Dengan adanya kantor baru ini, mudah-mudahan keamanan di Cikedung semakin bagus lagi, sehingga pelayanan dan kesejahteraan masyarakat pada akhirnya ikut meningkat,” ujar Ahmad Syadeli.
Proyek pembangunan ini juga mencerminkan kuatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung stabilitas wilayah. H. Rohadi, seorang tokoh masyarakat setempat, berperan aktif dengan menghibahkan lahan seluas hampir tiga ribu meter persegi untuk pembangunan kantor tersebut. Dukungan ini bukan merupakan kali pertama, mengingat pada tahun 2011 ia juga pernah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Cikedung.
Integrasi lokasi antara Koramil 1618 Cikedung yang baru dengan Polsek Cikedung yang sudah ada, kini menciptakan satu pusat pelayanan keamanan yang lebih terpadu. Pak Haji, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk pengabdian untuk kemaslahatan masyarakat Indramayu dan Cikedung secara khusus.
Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan dukungan masyarakat, pembangunan Koramil 1618 Cikedung diproyeksikan mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Stabilitas keamanan yang semakin terjamin diharapkan dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi keadilan dan kenyamanan masyarakat di masa depan.
- Lokasi: Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
- Luas Lahan: 2.800 meter persegi.
- Tujuan: Peningkatan efektivitas teritorial dan pelayanan publik.
- Status: Peletakan batu pertama dilakukan pada 16 Juli 2026.

Leave a Reply