Home » Berita » Lautan Air Mata Hantarkan Ustad Ibnu Salimi: Ratapan Warga untuk Ulama Bersahaja

Lautan Air Mata Hantarkan Ustad Ibnu Salimi: Ratapan Warga untuk Ulama Bersahaja

Lautan Air Mata Hantarkan Ustad Ibnu Salimi: Ratapan Warga untuk Ulama Bersahaja

SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Suasana haru menyelimuti Desa Sukajati pada Senin, 6 Juli 2026, ketika kabar duka mengenai berpulangnya Ustadz Ibnu Salimi menyebar dengan cepat, mengundang ratusan warga untuk turut merasakan kehilangan mendalam.

Sosok ulama yang dikenal bersahaja dan memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat ini telah meninggalkan dunia fana, meninggalkan jejak kebaikan yang tak terhapuskan. Kepergiannya menjadi momen yang sangat memukul bagi banyak pihak, terutama para santri dan jamaah yang senantiasa mendapatkan pencerahan dari beliau.

Ratusan warga, dari berbagai kalangan, berbondong-bondong mendatangi kediaman almarhum untuk memberikan penghormatan terakhir. Air mata tak terbendung mengalir, menjadi saksi bisu betapa sosok Ustadz Ibnu Salimi begitu dicintai dan dihormati. Kehadiran mereka bukan hanya sekadar formalitas, melainkan ungkapan rasa kehilangan yang tulus atas kepergian seorang guru, pembimbing spiritual, dan teladan.

Ustadz Ibnu Salimi, semasa hidupnya, dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu mengutamakan kepentingan umat. Beliau tidak pernah lelah menyebarkan ajaran agama dengan cara yang mudah dipahami, menyentuh hati para pendengarnya. Ceramah-ceramahnya selalu dinanti, sarat akan nasihat-nasihat yang membangun dan solusi atas problematika kehidupan.

Kederhanaan Ustadz Ibnu Salimi menjadi salah satu alasan mengapa beliau begitu dekat dengan masyarakat. Beliau tidak membedakan siapa pun, selalu menyapa dengan ramah dan memberikan perhatian tulus kepada setiap individu yang ditemuinya. Sikap inilah yang membuat beliau menjadi panutan dan sosok yang dirindukan kehadirannya.

Lebih dari sekadar penceramah, Ustadz Ibnu Salimi juga merupakan seorang pendidik yang gigih. Beliau mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk mengembangkan pendidikan agama, membimbing generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang kuat dan berakhlak mulia. Banyak santri yang dididiknya kini telah menjadi penerus perjuangan beliau, menyebarkan ilmu dan kebaikan di berbagai penjuru.

Peran beliau dalam membina kerukunan umat juga tak bisa dianggap remeh. Ustadz Ibnu Salimi senantiasa mengajarkan pentingnya toleransi, saling menghormati antar sesama, dan menjaga persatuan. Beliau aktif dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, tanpa memandang perbedaan.

Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam, namun juga meninggalkan warisan berharga berupa ilmu, teladan, dan semangat kebaikan. Ratusan warga yang hadir tidak hanya meratapi kepergiannya, tetapi juga bertekad untuk melanjutkan perjuangan dakwah dan amal shaleh yang telah beliau contohkan.

Prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang ingin mengantarkan jenazah Ustadz Ibnu Salimi ke peristirahatan terakhirnya. Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an mengiringi langkah terakhir beliau, mengantarkan kepergiannya menuju alam keabadian.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas kehadiran dan doa dari seluruh masyarakat. Mereka berharap agar segala kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang tak terputus.

Kehilangan sosok Ustadz Ibnu Salimi tentu menjadi pukulan berat bagi Desa Sukajati dan sekitarnya. Namun, semangat dan ajaran yang telah beliau tanamkan akan terus hidup dalam hati para penerusnya. Teladan kesederhanaan, keikhlasan, dan dedikasi beliau akan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbuat kebaikan dan menebar manfaat bagi sesama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *