Home » Berita » Transformasi TK Tunas Sari Bhakti Indramayu: Lepas dari Banjir Berkat Revitalisasi

Transformasi TK Tunas Sari Bhakti Indramayu: Lepas dari Banjir Berkat Revitalisasi

Transformasi TK Tunas Sari Bhakti Indramayu: Lepas dari Banjir Berkat Revitalisasi

SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Wajah pendidikan anak usia dini di Desa Telagasari, Kabupaten Indramayu, kini tampak lebih segar seiring dengan rampungnya proyek revitalisasi TK Tunas Sari Bhakti. Fasilitas pendidikan yang sebelumnya kerap terkendala masalah banjir ini, kini telah berTransformasi menjadi bangunan yang lebih representatif, aman, dan nyaman bagi para siswa.

Proyek pembenahan sarana pendidikan ini merupakan bagian dari realisasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang didukung penuh oleh pemerintah pusat. Melalui dana yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, TK Tunas Sari Bhakti mendapatkan suntikan dana sebesar Rp1.221.437.000 untuk perbaikan infrastruktur secara menyeluruh.

Solusi Infrastruktur untuk Masalah Menahun

Bagi tenaga pendidik dan pihak sekolah, revitalisasi ini bukan sekadar urusan estetika bangunan. Selama ini, TK Tunas Sari Bhakti menjadi langganan banjir yang cukup mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar. Kondisi tersebut memaksa para guru untuk bekerja ekstra, mulai dari menguras air hingga membersihkan sisa lumpur agar kelas dapat digunakan kembali oleh anak-anak.

Kepala TK Tunas Sari Bhakti, Sunerih, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam revitalisasi ini adalah peninggian permukaan tanah sekolah. Langkah teknis ini diambil agar elevasi lantai bangunan berada di posisi yang lebih tinggi dibandingkan akses jalan di sekitarnya, sehingga risiko air masuk ke area kelas saat musim hujan dapat diminimalisir secara signifikan.

“Sebelum adanya program ini, kami harus berjibaku dengan air setiap kali banjir datang. Dengan adanya perbaikan ini, kami berharap kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung tanpa gangguan lagi,” ungkap Sunerih saat ditemui pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Dukungan Pemerintah dan Harapan Masyarakat

Program ini terlaksana berkat koordinasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pengerjaan fisik yang dilakukan oleh P2SP ini memakan waktu selama 90 hari kalender dan kini telah mencapai progres hampir 100 persen.

Respon positif datang dari berbagai pihak, termasuk para wali murid yang merasa lega dengan perubahan kondisi sekolah. Lingkungan yang tertata dengan rapi dianggap mampu meningkatkan antusiasme anak-anak untuk datang ke sekolah setiap harinya. Fasilitas yang memadai ini diharapkan menjadi wadah yang mendukung tumbuh kembang kreativitas, kemandirian, dan kemampuan sosial peserta didik sejak usia dini.

Target Peningkatan Kualitas Pendidikan

Pihak sekolah optimis bahwa pembenahan ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan TK Tunas Sari Bhakti. Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, sekolah menargetkan peningkatan kualitas layanan pendidikan dan berharap dapat menarik lebih banyak kepercayaan dari masyarakat sekitar untuk menitipkan pendidikan putra-putri mereka.

Lebih lanjut, Sunerih menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian yang diberikan terhadap satuan pendidikan di tingkat daerah. Dukungan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memastikan pemerataan kualitas sarana pendidikan di Indonesia.

Dengan selesainya revitalisasi ini, TK Tunas Sari Bhakti kini siap menyongsong babak baru dalam dunia pendidikan anak usia dini. Lingkungan yang nyaman dan aman menjadi modal utama bagi guru untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus menjadi kebanggaan baru bagi warga Desa Telagasari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *