Home » Berita » Disdikbud Gandeng PGRI Karawang Lestarikan Budaya

Disdikbud Gandeng PGRI Karawang Lestarikan Budaya

Disdikbud Gandeng PGRI Karawang Lestarikan Budaya

SMKSMUHAMMADIYAH-HGLS.SCH.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang berencana menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karawang dalam upaya pelestarian budaya daerah.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Disdikbud untuk memperkuat kesadaran dan pemahaman mengenai kekayaan budaya Karawang di kalangan pendidik, yang pada gilirannya akan diturunkan kepada para siswa.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Karawang, Waya Karmila, yang juga aktif sebagai pengurus PGRI di bidang seni dan budaya, menjelaskan bahwa kolaborasi ini selaras dengan program PGRI yang berfokus pada penguatan pendidikan berbasis budaya.

Ia mengakui bahwa masih ada sebagian guru yang belum sepenuhnya menguasai informasi terkait cagar budaya maupun ragam seni khas Karawang. Keterbatasan pemahaman ini menjadi latar belakang utama di balik inisiatif untuk menggandeng PGRI.

Melalui organisasi PGRI, Disdikbud berharap dapat mendorong pengenalan budaya daerah secara lebih masif kepada para guru. Diharapkan, pengetahuan ini kemudian dapat terintegrasi secara efektif ke dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah.

“Ini adalah bentuk sinergi antara bidang kebudayaan Disdikbud dengan para guru melalui PGRI. Kami ingin memastikan para guru memiliki pemahaman mendalam tentang cagar budaya dan seni khas Karawang, sehingga mereka dapat mengajarkannya kembali kepada siswa dengan baik,” ujar Waya Karmila.

Lebih lanjut, Waya Karmila menekankan betapa krusialnya peran seorang guru dalam menanamkan nilai-nilai luhur kebudayaan kepada generasi muda. Menurutnya, esensi kebudayaan tidak hanya terbatas pada ranah seni.

Kebudayaan, lanjutnya, juga mencakup aspek etika dan pembentukan karakter. Hal ini terbukti dari banyaknya nilai pendidikan karakter yang sejatinya terkandung dalam kearifan budaya lokal.

“Kebudayaan itu bukan hanya seni, tetapi juga etika. Bahkan 18 nilai pendidikan karakter yang kita kenal itu banyak terkandung dalam budaya, seperti nilai religius, kejujuran, hingga sikap saling menghargai antar sesama,” jelasnya.

Menanggapi rencana sinergi ini, Ketua PGRI Karawang, Uyat, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan bahwa berbagai bidang di dalam kepengurusan PGRI kini mulai menunjukkan geliat aktivisme yang positif.

Bidang-bidang tersebut meliputi pemberdayaan perempuan, pengembangan olahraga, serta yang paling relevan, seni dan budaya. Aktivitas ini menunjukkan kesiapan PGRI untuk berkolaborasi dalam program-program yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.

“Alhamdulillah, koordinator bidang sudah mulai bergerak aktif. Ini adalah langkah awal yang sangat baik dalam mendorong penguatan peran guru, khususnya di bidang seni dan budaya,” ungkap Uyat.

Baca juga di sini: Ratusan Alat Deteksi Kecurangan UTBK Dibagikan UB

Uyat menambahkan pandangannya bahwa penguatan pendidikan karakter yang berlandaskan pada nilai-nilai budaya sangatlah penting di era perkembangan zaman yang pesat ini. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai fundamental seperti etika terhadap guru dan penghormatan terhadap budaya leluhur harus terus ditanamkan kepada para siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *